Universitas Darunnajah kembali menyelenggarakan Wisuda Sarjana ke-26 pada 27 September 2025. Acara ini dihadiri tokoh nasional, termasuk Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani dan Prof. Dr. M. Din Syamsuddin, yang memberikan pesan inspiratif bagi para lulusan.
Dalam sambutannya, Din Syamsuddin mengingatkan para wisudawan untuk tidak hanya “ada” tetapi juga “bermakna” bagi masyarakat. Ia mendorong para lulusan agar terus menimba ilmu hingga jenjang yang lebih tinggi serta berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan akhlak mulia. Menurutnya, Universitas Darunnajah telah berperan penting dalam menyiapkan generasi muda yang berilmu sekaligus berkarakter.
Pada kesempatan ini, Fakultas Agama Islam (FAI) turut menorehkan prestasi dengan melahirkan wisudawan dan wisudawati terbaik di bidang akademik dan non akademik. Pada bidang akademik, diantaranya adalah M. Aska Askia (HKI, 3.78), Puput Wulandari (MPI, 3.95), Sukarni (PIAUD, 3.77), Fina Meilani (MPI Bogor, 3.90), dan Nabila Zakiyyatun Nisa (PGMI, 3.89).

Selain akademik, FAI juga melahirkan wisudawan terbaik non-akademik yang menonjol dalam kegiatan kemahasiswaan. Mereka adalah Irfandi Rizky Tomagola (HKI, 3.76), Risnawati (MPI, 3.77), Muhamad Rizman Reza (MPI Bogor, 3.76), Sonia Putri Ayu (PGMI, 3.83), dan Shania Kamila (PIAUD, 3.73).
Penghargaan khusus diberikan kepada Ramadhan dari Prodi HKI sebagai wisudawan paling inspiratif. Ia dinilai berhasil menulis tugas akhir menggunakan bahasa Arab secara komprehensif.
Prestasi yang ditorehkan para lulusan FAI ini mencerminkan keberhasilan fakultas dalam mendidik mahasiswa secara utuh. Selain menekankan keunggulan akademik, FAI juga mengembangkan keterampilan, kreativitas, dan karakter islami yang moderat.
Melalui momentum wisuda ke-26 ini, Fakultas Agama Islam Universitas Darunnajah meneguhkan komitmennya untuk terus melahirkan sarjana unggul. Para lulusan diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia Islam.
